Memuat…
Pertanyaan tersulit tentang AI hampir tidak pernah berupa pertanyaan teknis.
Jalur pendukung, dan yang paling jauh dari meja kerja teknis. Tapi justru karena sehari-hari yang dibangun adalah model, ikut menimbang untuk apa model itu dipakai terasa sebagai kewajiban.
Sebuah keputusan teknis menjalar keluar: melewati organisasi, lalu kebijakan, lalu orang banyak. Yang menanggung akibatnya biasanya duduk paling jauh dari titik keputusannya.
Jauh sebelum paper tata kelola ditulis, ada esai-esai berbahasa Indonesia tentang masyarakat pasca-literasi dan tawaran Revolusi Industri 4.0, ditulis bernada kritis, bukan promosi. Kegelisahannya belum berubah sejak itu: teknologi datang lebih cepat daripada kemampuan kita menyepakati untuk apa ia dipakai.
Kerja terbarunya mengusulkan model tata kelola AI yang berorientasi masyarakat: alih-alih satu rantai komando dari regulator ke pengembang, sebuah model berlapis paralel di mana nilai masyarakat, kebijakan, organisasi, dan sistem teknis terus saling mengirim umpan balik. Kerangka ini terbit di Frontiers in Artificial Intelligence dan menurunkan sebuah policy brief T20 tentang adopsi AI di layanan kesehatan.
Di sisi empiris, yang dipelajari adalah apa yang sebenarnya dilakukan large language model terhadap cara mahasiswa belajar, termasuk pendidikan tinggi di Global South, di mana asumsi yang berlaku di kampus Barat sering kali tidak berlaku sama sekali. Cabang lain menyangkut disinformasi dan ujaran kebencian di ruang digital Indonesia, terutama menjelang pemilu.
Model berlapis paralel dan koordinasi multi-aktor; penerapannya pada adopsi AI di layanan kesehatan.
Studi empiris penggunaan LLM oleh mahasiswa, dengan perhatian khusus pada konteks Global South.
Deteksi hoaks, ujaran kebencian, dan disinformasi pemilu di media sosial berbahasa Indonesia.
Esai tentang masyarakat pasca-literasi, ekoliterasi, dan kajian kritis atas narasi Revolusi Industri 4.0.
Jalur ini berjalan lewat kolaborasi dan penulisan, bukan lewat bimbingan tugas akhir, jadi tidak ada topik yang dibuka di sini. Kalau tema ini yang menarik minat Anda, mahasiswa biasanya masuk lewat jalur Sci-ML atau Budaya lebih dulu, lalu membawa pertanyaan etisnya ke dalam proyek. Untuk kolaborasi riset atau kebijakan, silakan lewat surel.
Pilihan dari daftar lengkap di Google Scholar.
Model tata kelola AI yang berorientasi masyarakat, berlapis dan paralel, bukan satu rantai komando, yang menurunkan sebuah policy brief T20 untuk adopsi AI di layanan kesehatan.
Kajian empiris tentang apa yang sebenarnya dilakukan LLM terhadap cara mahasiswa belajar, dengan perhatian pada pendidikan tinggi di Global South, tempat asumsi kampus Barat sering tak berlaku.